Senin, 02 November 2015

Cara Membuat ID Card Masal dengan Publisher

Ms. Office mungkin cukup familier bagi pengguna Windows. Namun meski familier digunakan, nyatanya banyak fitur-fitur fungsional yang belum cukup dipahami pengguna. Dan salah satu fitur yang ada pada Ms. Office yang bisa kita gunakan adalah fitur penggunaan surat masal atau "Mail Merge". 

Untuk diketahui Mail Merge adalah sebuah fasilitas di Microsoft Office Word yang digunakan untuk membuat sebuah dokumen yang template nya sama namun tujuan penerimanya berbeda. Contoh Mail Merge ini adalah membuat surat undangan maupun amplop. Sebuah surat undangan, isi suratnya tentu saja sama namun tujuan pengiriman kepada siapa undangan tersebut dikirimkan tentulah akan berbeda. Nah inilah salah satu fungsi Mail Merge. Mail Merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label dan amplop. 

Selain Mail Merge yang ada di Ms. word fitur macam ini bisa juga kita temukan di Ms. Publisher. Namun beda Mail Merge yang ada di word dengan di Ms. Publisher adalah dari sisi fungsi dan efisiensi. Apabila kita menginginkan membuat surat undangan dan yang sejenisnya maka sangat cocok jika kita menggunakan Ms. Word dengan Mail Mergenya.

Namun jika kita menginginkan pembuatan kartu nama atau id card dengan visualisasi layout hemat, maka silakan pertimbangkan menggunakan  Mail Merge yang terdapat di Ms. Publisher.

Berikut sedikit saya berikan penjelasan singkat LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT ID CARD KARTU PERPUSTAKAAN dengan runtut, cekidot...

LANGKAH PERTAMA
Buatlah data base (atau gudang penyimpanan data) di Ms. Excel atau Ms. Acces jika sudah simpanlah di FOLDER dengan nama ID Card 
contoh :














LANGKAH KEDUA
Buatlah Desain ID CARD dengan COREL DRAW atau dengan Aplikasi yang lain. Kemudian export ke format jpeg












LANGKAH KETIGA 
Buka Ms. Publisher kemudian  setting template Businnes Card (pilih ukuran kartu sesuai dengan keinginan).Ada dua pilihan bagi Anda ketika memainkan template. Pilihan pertama Anda dapat menggunakan template default milik publisher, sedang pilihan kedua Anda bisa lebih kreatif dengan membuat desain sendiri.
contoh templete default













Jika menggunakan template buatan sendiri Anda hanya perlu melakukan langkah sebagai berikut: PILIHLAH pada publication option : Bussines Card
pilih blank size. (desain kartu polos tanpa gambar)
kemudian setelah dipilih, insertkan gambar yang telah dibuat












Maka akan nampak tampilan sebagai berikut

Setelah tahapan menginsert gambar selesai, langkah selanjutnya adalah pilih menu insert dan pilihlah text box. Silakan ketikan NAMA, KELAS, NIS















LANGKAH KEEMPAT
Masuk ke menu tools-->mailling and catalogs-->maill merge---->pilih useexisting list--->pilih next step 1-3--->kemudian muncul jendela select data source--->cari lokasi tempat Anda menyimpn data base excel













LANGKAH KELIMA
Arahkan cursor ke space kosong di setelah NAMA, NIS, DAN KELAS,...kemudian klik jendela sebelah kiri yang bertuliskan, NAMA, NIS, KELAS diprepare publication,kemudian hubungkan. Maka setelahnya akan muncul <NAMA>, <NIS>, <KELAS>













LANGKAH KELIMA
Pilih menu File, kemudian print merge, pilih multiple perpage













LANGKAH KEENAM
Lihat tampilan print preview----------->File siap cetak

Sabtu, 30 Agustus 2014

Air Mengalir Sampai Jauh: “Kelestarian Sungai Bengawan Solo untuk Kemajuan Bangsa”

Satu bulan yang lalu penulis bersama dengan istri mendapat kesempatan mengunjungi salah satu pabrik terbesar dari Aqua yang terletak di kota Klaten, Jawa Tengah. Di sana kami melihat bagaimana teknik produksi air minum mineral, melihat pula bagaimana sumber mata air di rawat dengan baik.


1409270764627977507
Sumur Pantau Pabrik Aqua Klaten/al jatimi photo

Di tengah “pro dan kontra” mengenai pemanfaatan sumber air oleh Aqua, ternyata penulis mendapatkan pelajaran penting yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, yakni pelajaran mengenai teknik merawat sumber mata air. Menurut manajemen Aqua menjaga sumber mata air dan kelestarian lingkungan sekitar  merupakan suatu investasi yang lebih bernilai daripada sekadar investasi uang. Buktinya saat ini meskipun diekploitasi bertahun-tahun, sumber mata air Aqua tetap lestari dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Di Aqua Lestari-Pabrik Klaten ada lima program yang inspiratif untuk ditiru perusahaan-perusahaan lain, yakni program konservasi, Akses Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan, Pengembangan Ekonomi Kemasyarakatan, Infrastruktur, Agama dan Budaya.


1409271313963163356
Kawasan di Sekitar Sumur Pantau Pabrik Aqua Klaten/al jatimi photo

Berbanding terbalik dengan kondisi yang diharapkan di masyarakat, sekarang ini  justru banyak hal yang dilalaikan oleh manusia. Mereka seolah tak ingat bagaimana cara menjaga nikmat yang diberikan Sang Pencipta. Lihat saja, sekarang ini banyak pohon diekploitasi, sungai dicemari, tak ada resapan air di kota-kota, dan mulai keringnya bendungan yang dulunya nampak mengisi penuh. Seolah-olah alam diperkosa manusia hanya untuk memenuhi hasrat memenuhi tuntutan pasar.


1409271899373996406
Timbunan sampah rumah tangga pada aliran Sungai Bengawan Solo di Kampung Sewu/www.solopos.com

Dewasa ini, kemajuan teknologi industri sedikit banyak memengaruhi kualitas  hidup manusia, termasuk juga air. Sedikit cerita sederhana saja, saat ini penulis memiliki seorang teman yang kebetulan telah sukses menjadi pengusaha batik muda. Usaha batik yang ditekuninya nampak berkembang pesat. Produksi batik dilakukan hampir tiap hari. Namun ada satu hal yang membuat penulis miris, di tengah rasa bangga yang penulis  sematkan, yakni ternyata limbah batik yang dihasilkan ia langsung buang ke sungai tanpa melalui proses pengolahan di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)  terlebih dahulu. Contoh yang penulis berikan mungkin hanya satu contoh kecil, sedangkan di luar sana, ada ribuan industri yang lebih besar , dan bahkan telah lama mencemari air yang kita konsumsi, bahkan karena pencemaran tersebut biota yang ada di sungai tempat pembuangan limbah pun sekarang ini mulai berkurang signifikan. 
Sungai Bengawan Solo sungguh luar biasa, salah satu sungai terpanjang yang membelah pulau Jawa, alirannya bahkan sampai jauh  mengalir dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur. Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo seluas 16.000 kilometer persegĂ­ merupakan DAS terbesar dan utama dari total wilayah sungai (WS) yang membentang dari Wonogiri, Jateng sampai Gresik, Jatim. Kondisi air di sepanjang hulu Bengawan Solo, dari Desa Jeblongan sampai Waduk Gajah Mungkur, semakin memburuk. Krisis air menjadi peristiwa tahunan. Semakin menyempitnya daerah resapan air di daerah hulu membuat sumber air di daerah tersebut terus berkurang. Penggundulan hutan, sedimentasi, penambangan pasir dan pencemaran air, yang merupakan akibat dari ulah manusia, adalah beberapa penyebab dari rusaknya daerah aliran sungai Bengawan Solo dari hulu sampai ke hilir.
Berdasarkan penelitian Perum Jasa Tirta I Direktorat Pengelolaan Bengawan Solo pada Februari 2007, air Bengawan Solo sejak hulu sudah mengandung unsur kimia yang berbahaya, makin ke hilir pencemaran makin parah. Di hulu kandungan Klorin mencapai 0,400 miligram per liter (mg/l). Padahal nilai yang diizinkan hanya 0,03 mg/l. Di hilir kandungan klorin menigkat menjadi 0,870 mg/l. Bengawan Solo juga dijadikan tempat pembuangan sampah rumah tangga, mulai dari plastik, kaleng sampai kotoran manusia.Selain itu berdasarkan uji lab BLH Kadar logam berat pada air Sungai Bengawan Solo, sudah melebihi ambang batas. Saat ini, mengutip ucapan Ketua Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jateng, Agus Sriyanto,  jenis kadar logam yang terdapat di air Sungai Bengawan Solo di antaranya Kromium (Cr), tembaga (Cu), timbale (Pb) dan seng (Zn). Adapun, menyatakan, penanganan masalah di DAS Sungai Bengawan Solo selama ini lebih menyasar pada penanggulangan akibat kritisnya DAS Bengawan Solo


14092723021737516459
Sungai di Solo Tercemar Limbah Industri/timlo.com

Mengkorelasikan antara kunjungan ke pabrik Aqua dengan pelestarian DAS Bengawan Solo, setidaknya ada 3 (tiga) kebijakan yang selayaknya dapat diusulkan untuk kelestarian DAS Bengawan Solo, tulisan ini terinspirasi dari  Lima Bidang Penyelenggaraan Aqua Lestari-Pabrik Klaten yang sungguh mengagumkan. Di antara inspirasi  kebijakan Aqua yang sedikit banyak bisa terapkan terhadap kemaslahatan Sungai Bengawan Solo adalah sebagai berikut:

A. Konservasi  yang meliputi 
*Pengembangan Desa-Desa Konservasi 
Pengembangan desa-desa konservasi  di sepanjang DAS Sungai Bengawan Solo, dengan adanya desa konservasi, diharapkan kondisi DAS akan terjaga, sumber mata air di hulu akan terjaga, serta tingkat erosi dan sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan sungai dapat dicegah. Hasil interpretasi Citra Satelit yang dilakukan oleh KLH  (dalam Program MIH 2011) seperti yang dikutip ppejawa.com menunjukan bahwa penggunaan lahan di DAS Bengawan Solo hampir seluruhnya merupakan kawasan budidaya, didominasi pada pemanfaatan sebagai lahan sawah, yakni sebesar 534.794,72 Ha atau sekitar 33% dari seluruh luas wilayah DAS. Pemanfatan lahan besar lainnya adalah penggunaan lahan untuk tegalan/ladang, sebesar 297.247,59 Ha atau sekitar 18% dari luas total DAS. Sedangkan penggunaan lahan yang bersifat memberikan perlindungan relatif sangat kecil. Kita bisa perhatikan sekarang ini penggunaan lahan sebagai kawasan hutan kurang dari 4% saja.
**Pembuatan Sumur-Sumur Resapan Serta Biopori 


14092734961501301689
Biopori mencegah banjir//www.belantaraindonesia.org/

Biopori mampu meningkatkan daya penyerapan tanah terhadap air sehingga risiko terjadinya penggenangan air (waterlogging) semakin kecil. Air yang tersimpan ini dapat menjaga kelembaban tanah bahkan di musim kemarau. Keunggulan ini dipercaya bermanfaat sebagai pencegah banjir. Dinding lubang biopori akan membentuk lubang-lubang kecil (pori-pori) yang mampu menyerap air. Sehingga dengan lubang berdiameter 10 cm dan kedalaman 100 cm, dengan perhitungang sederhana akan didapatkan bahwa lubang akan memiliki luas bidang penyerapan sebesar 3,220.13 cm2. Tanpa biopori, area tanah berdiameter 10 cm hanya memiliki luas bidang penyerapan 78 cm persegi. Coba bayangkan bagaimana dampak kebaikan yang akan kita dapatkan ketika biopori kita tanam di area kota yang minim dengan resapan, mungkin air yang ketika hujan langsung masuk ke selokan dan mengumpul di sungai sehingga menimbulkan banjir sedikit banyak dapat di atasi. Selain untuk mencegah banjir manfaat dari biopori menurut Griya (2008)  adalah untuk pembuangan sampah organik, menghasilkan pupuk kompos alami, mengurangi genangan air yang menyebabkan penyakit, meningkatkan peran aktivitas flora dan fauna tanah ( dengan memanfaatkan aktivitas mereka maka rongga-rongga atau liang-liang tersebut akan senantiasa terpelihara dan terjaga keberadaannya sehingga kemampuan peresapannya akan tetap terjaga tanpa campur tangan langsung dari manusia) dan manfaat terakhir ialah untuk mencegah erosi dan longsor.
***Mengoptimalkan Prokasih dan Bank Sampah 


140927376862631206
bank sampah/tempo.com

Mengoptimalkan Prokasih dan Bank Sampah  memang salah satu senjata mengonservasi kelangsungan DAS Sungai Bengawan Solo, sebab dampak dari pencemar yang berupa polutan limbah cair maupun padat  akan membawa ekses yang negative terhadap keberlangsungan lingkungan hayati. Lingkungan DAS yang bersih setidaknya akan membawa dampak meningkatnya angka kesehatan masyarakat. Prokasih yang pro lingkungan hidup harus dicanangkan sebagai program wajib kepala daerah, sedangkan bank sampah itu sendiri selain berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah social ekonomi bagi masyarakat. Untuk lebih mengoptimalkan peran bank sampah, hendaknya perlu dipersiapkan sistem sebagai berikut :


  1. Sosialisasi.

  2. Pendaftaran anggota kelompok/unit binaan Bank Sampah.

  3. Pelatihan administrasi kelompok/unit dan pemilahan sampah an-organik layak jual.

  4. Penentuan harga pembelian sampah baik dari anggota kelompok ke pengurus maupun dari pengurus ke Bank Sampah dan manajemen tabungan.

  5. Penjadwalan dan pengambilan (pembelian) sampah dari kelompok/unit binaan.

  6. Pencatatan transaksi pembelian sampah nasabah baik pembelian langsung (non nasabah), individu, kelompok maupun supplier/lapak (manual dan sistem).

  7. Manajemen Gudang.

  8. Manajemen Produksi.

  9. Pelatihan pembuatan kompos, gas metan, budidaya cacing dan kerajinan daur ulang.

Sistem yang baik dalam pengelolaan bank sampah diharapkan membawa dampak yang signifikan guna menekan laju pencemaran, selain itu juga bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat sekitar bantaran sungai.
****Pembangunan Septic Tank Komunal Dan Biogas
s

1409274215577998863
septic tank komunal/http://serambikesehatan.blogspot.com/

Pembangunan septic tank komunal serta pemanfaatannya sebagai sumber bahan bakar alternative (bio gas) layak dipertimbangkan mengingat ada sebagian warga yang tinggal di DAS yang memanfaatkan DAS  justru untuk buang hajat. Selain itu dengan pambangunan septic tank komunal diharapkan dapat menghindari dampak pencemaran air sungai dan air tanah. Dan saat ini seperti yang dikutip di laman solopos.com, 70 % Tanah di Solo Tercemar Tinja. Ini baru di Solo belum di tempat lain bukan?
*****Mengawasi ketat Instalasi  Pengelolaaan Air Limbah (IPAL )


14092743851946497426
ipal komunal/http://dwikusumadpu.wordpress.com/

Mengawasi secara ketat IPAL pada perusahaan-perusahaan besar serta memberikan subsidi untuk perusahaan skala rumah tangga yang bersedia membuat IPAL. Untuk mengefektifkan pemanfaatan IPAL maka penggunaan IPAL komunal dapat menjadi alternatif. Tahapan berikutnya, dilakukan pemicuan oleh bidang sanitasi dari dinas kesehatan. Setelah dilakukan pemicuan, pada tingkatan masyarakat dibentuk kelembagaan seperti Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) atau Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang difasilitasi oleh PNPM Mandiri Perkotaan. Hasil pembentukan kelembagaan tersebut kemudian dikeluarkan Surat Keputusan (SK) oleh pemerintah setempat (lurah) sebagai penguatan keberadaan lembaga tersebut di tingkatan masyarakat. Seiring berjalannya proses pembangunan IPAL komunal pada tahap perencanaan dan pelaksanaan, selanjutnya dibentuk kelembagaan bagi pengguna dan penerima manfaat, seperti Badan Pengelola Sarana Sanitasi (BPSS), dan Kelompok Pemeilhara serta Pemanfaat (KPP) Sanitasi yang dimediasi oleh KSM atau BKM setempat. Tujuan dibentuknya BPSS dan KPP ini agar masyarakat dapat mengelola, memanfaatkan  dan memelihara sarana IPAL komunal tersebut. Salah satu cara bentuk pengelolaan dan pemeliharaan dengan menarik tarif masyarakat pengguna dan pemanfaat dengan model subsidi silang yang disepakati bersama.
B. Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Tak ayal faktor pengembangan ekonomi mesyarakat  yang tinggal di DAS tak bisa dilepaskan dari konservasi. Ketika konservasi dapat berjalan optimal, mudah-mudahan ke depannya akses masyarakat berkaitan dengan pemerolehan manfaat dari DAS dapat dioptimalkan, seperti pembuatan keramba maupun pemanfaatan DAS sebagai sumber irigasi utama.  Selain itu peran sosial perusahaan-perusahaan besar yang dalam tanda kutip “dituduh ikut merusak lingkungan DAS” harus segera disinergiskan dengan berbagai komponen seperti kompenen jajaran pemerintahan, dan yang tak kalah penting masyarakat  harus dapat menikmati dampak positif adanya perusahaan tersebut bagi kesejahteraan mereka maupun kelestarian lingkungan sekitar.


14092747111353496370
Museum Trinil di tepi Bengawan Solo/aljatimi file



1409275084514542041
Benteng Pendem Van den Bosch di tepi Bengawan Solo/aljatimi file

Pengembangan Ekonomi Masyarakat bisa juga dikembangkan dengan mengoptimalkan potensi wisata yang masuk akal jika kita wujudkan. Salah satu contoh misalnya dengan membuat area wisata sungai.   Di tepi Sungai Bengawan Solo sendiri sebetulnya memiliki beberapa objek wisata, sepertil “Museum Trinil” “Benteng Pendem Van Den Bosch”, maupun “Kebun Binatang Jurug”, dan andaikata potensi ini dimaksimalkan bisa jadi ekspedisi wisata menyusuri  Sungai Bengawan Solo akan menjadi salah destinasi tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan dari dalam dan luar negari.
C. Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur, meliputi pembangunan dan rehabilitasi saluran irigasi, maupun talut-talut yang terdapat di sepanjang DAS Sungai Bengawan Solo. Mudah-mudahan dengan ini akses petani akan pemenuhan sumber pengairan dapat terbantu. Serta untuk mengurangi sedimentasi di DAS Sungai Bengawan Solo diperlukan pembangunan lebih banyak lagi cek dam. Aliran air dan sedimen dari sungai kecil  sebelum masuk ke hulu Sungai Bengawan Solo terlebih dahulu terkumpul di dalam cekdam, sehingga pada musim hujan permukaan air menjadi lebih tinggi dan memudahkan pengalirannya ke lahan pertanian di sekitarnya. Fungsi lain dari cek dam yakni pada musim kemarau diharapkan masih ada genangan air untuk tanaman, air minum ternak, dan berbagai keperluan lainnya. 
Sarana dan prasarana yang di bangun di DAS  Sungai Bengawan Solo memang telah mulai dibangun sejak lebih dari tiga puluhan tahun silam, dan dikembangkan guna membantu manusia dalam memanfaatkan dan mengeksploitasi Bengawan Solo. Sayangnya, manusia hampir tak pernah memikirkan nasib Bengawan Solo itu sendiri. Semoga ke depannya sinergi dari berbagai komponen masyarakat yang disokong oleh kebijakan pemerintah yang prolingkungan hidup dapat menjadikan Sungai Bengawan Solo jauh lebih baik.  Semoga air Bengawan Solo dapat mengalir sampai jauh,…..jauh menginspirasi kebaikan manusia untuk menjaga lingkungan tetap asri dan lestari. Amin.

Dan Kami turunkan air dari langit dengan jangka tertentu; maka Kami endapkan dia dalam bumi. Dan Kami pun berkuasa meng­habiskannya.”(Qs AL Mukminun :18)
Sumber  Referensi
Modul Aqua Plant pada acara Ngablogburit 
http://www.banksampah.org/home.php?page=profil/pengurus_nasabah














Minggu, 17 Agustus 2014

Menanam Buah dengan Biji, Mengapa Tidak?



1408250041510634683
Jambu Merah Biji/aljatimi

Buah-buahan memilik arti penting bagi kesehatan tubuh, menanam buah-buahan di  pekarangan rumah memiliki makna kebaikan. Selain kebaikan untuk diri juga memiliki makna kebaikan pada sesame makhluk. Buah memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari menghilangkan sariawan, menjaga daya tahan tubuh hingga membantu proses melangsingkan badan dan menurunkan kolesterol. Sudah sejak lama buah menjadi ikon kesehatan yang diakui banyak orang.


1408250128767316923
Buah Naga/aljatimi

Membeli buah di pasar ataupun swalayan itu sudah biasa, namun ketika kita bisa memetik buah dari hasil tanaman sendiri ini baru luar biasa. Di rumah kita bisa memanjat pohon jambu biji kemudian memetik sendiri buahnya untuk dibuat jus ataupun bahan rujak, ehemmmm kenikmatan yang di luar dugaan.


14082501921829434772
Buah Jeruk Peres/aljatimi

Berbagi pengalaman saja, saat ini kami sekeluarga memiliki kebiasaan yang unik, yakni sebagian besar tanaman yang kami tanam sebagaian besar berasal dari biji dan  sebagian kecil ditanam dengan cara stek, Mulai dari tanaman sirsak, jeruk, jambu merah biji, jambu air, sirsak, mangga, jeruk, kelengkeng,salak, sawo hijau, anggur, pisang, maupun buah naga merupakan hasil kegiatan menanam bertahun-tahun yang lalu. Selain buah-buahan tanaman yang kami tanam meliputi pula buah terpendam/umbu-umbian seperti tales maupun gembili.



1408250559596431397
gembili/aljatimi
Alhamdulillah sebagian besar buah yang keluarga kami tanam dari biji maupun stek sudah mulai rutin berbuah dan dapat dinikmati secara bergantian. Tanaman separti jeruk nipis, jambu merah, jambu air,sirsak, mangga, anggur,  pisang, gembili, tales dapat dinikmati secara bergantian sepanjang tahun.
14082506391487910616
Jambu Air/aljatimi

Selain dari sisi gizi dan rekreasi kegiatan menanam pohon di area rumah,  sedikit banyak akan membantu ketersediaan oksigen di sekitar rumah. 

Bayangkan saja jika setiap rumah minimalnya memiliki dua sampai tiga tanaman buah berapa banyak oksigen yang dihasilkan, belum lagi manfaat lain dari buah yang kita tanam. Dari sini kita dapat menghemat penggunaan AC dengan menanam pohon peneduh yang rindang disekitar rumah, selain itu pohon dapat menjadikan lingkungan semakin asri karena menarik satwa liar seperti burung untuk berkunjung ke pekarangan anda. Nilai jual properti pun akan meningkat dengan adanya pepohonan di pekarangan.


14082526701207747978
Pohon Kelengkeng/aljatimi

Selain menjadi AC alami saat musim panas, pada musim hujan tajuk pohon yang rimbun justru menghalangi hembusan  angin secara langsung ke dalam ruangan, sehingga rumah terlindung dari udara dingin. Dan kita pun turut berpartisipasi menekan pemanasan global dengan menanam pohon. Pohon menyerap gas seperti karbondioksida sebagai salah satu penyebab efek rumah kaca, dan menyimpannya dalam seluruh bagian tubuhnya dalam bentuk karbon.

Daun-daun yang gugur dan membusuk dapat mengembalikan humus tanah yang hilang karena erosi oleh hujan. Sementara di cabang dan rantingnya, aneka satwa liar akan memanfaatkannya sebagai tempat tinggal dan tempat mencari makan. Di antaranya adalah aneka burung, bajing, bunglon, dan berbagai serangga.

Jika berencana menanam pohon di pekarangan, pilihan jenis pohon yang tepat akan membantu mengoptimalkan performa pekarangan dan properti anda. Jangan menanam pohon yang terlampau tinggi bila pekarangannya sempit, menanam pohon buah adalah lebih baik karena dapat memberikan multihasil bagi lingkungan maupun keluarga anda sendiri.


14082527661331666239
Pohon Anggur/ALjatimi

"Tidak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya” . [HR. Muslim dalam Al-Musaqoh (3945)]

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu….. ( Qs: Al an’am : 38 )

Kamis, 31 Juli 2014

Piramida Jamus : “Kekhasan Perkebunan Teh di Kaki Gunung Lawu”



14067899621779531497


Selama ini orang ketika menyebut nama Gunung       Lawu maka objek wisata yang terlintas musti berkisar pada Tawangmangu maupun Sarangan. Padahal di sisi lain gunung lawu ada objek wisata lain yang tak kalah indah dan lengkap dibandingkan dengan kedua objek wisata tersebut. Dan tempat yang dimaksud adalah Perkebunan Teh Jamus.
Perkebunan Teh Jamus yang berada di Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jatim, yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen, Jateng.Lokasi agrowisata teh ini justru lebih dekat dari Sragen yang hanya 40 km arah timur, sementara dari Kota Ngawi arah barat berjarak 45 km, dan bila ditempuh dari Kota Surabaya sekitar 245 km.
Dengan kemudahan akses jalan serta Objek wisata Perkebunan Teh Jamus sangat terekomendasi  untuk dikunjungi bagi siapa saja yang mengunjungi kota Ngawi.  Kebun Teh Jamus memiliki beberapa keunikan sekaligus kekhasan dibandingkan  dengan  wisata kebun the yang di tempat lain.
Di mana kekhasan Kebun Teh Jamus.
Kekhasan sejarah
Kebun The Jamus  memiliki perjalanan yang panjang dari sisi sejarah. Dari sisi usia saja perkebunan teh ini merupakan peninggalan Kolonial Belanda tahun 1886 dan pertama kali dikembangkan oleh pengusaha negeri Kincir Angin, Van der Rap. Kemudian mengalami pergantian pengelola beberapa kali, sampai akhirnya mulai tahun 1973 hingga kini dikelola oleh swasta, PT Candi Loka. Tiga peninggalan yang menjadi saksi betapa tuanya usia perkebunan ini di antaranya  ialah:

*Pohon Teh Tua


14067901735513101
aji al jatimi/pohon teh berusia ratusan tahun

Pohon the tua berusia lebih dari seratus tahun dan pohon-pohon ini sengaja dibiarkan namun jumlahnya tidak banyak, kebanyakan berada di puncak Borobudur Hills. Dan sisa-sisa pohon yang pertama kali di tanam ini terlihat kentara dengan tingginya menjulang sekitar tiga meteran, dan tentunya dari sini pengunjung akan langsung tahu bahwa pohon yang berbeda ini sengaja dibiarkan dan dilokalisasi dibeberapa tempat, seperti yang nampak di puncak Borobudur Hills.
** Makam pendiri


14067902981127529418
aji al jatimi/makam pendiri kebun teh

Bangsa Belanda menduduki wilayah Ngawi sudah sejak lama, bahkan di kota ini saja ada beberapa peninggalan yang sampai sekarang masih dilestarikan. Mulai dari situs purbakala Trinil, Benteng van Den Bosch, maupun beberapa makam orang Belanda yang mennggal di Ngawi. Dan salah satu makam tersebut di antaranya ialah makam pendiri Kebun The Jamus yang sampai sekarang masih dibiarkan utuh di area Kebun Teh Jamus.
***Kincir Air


140679044929488933
aji al jatimi/kincir air

Jamus memiliki potens debit air yang baik, maka daripada itu di sana ada peninggalan kincir air yang telah berusia tua dan diduga kincir air ini merupakan peninggalan Belanda semasa tinggal di berada di Jamus.
Kekhasan Vegetasi Kebun Teh Jamus


14067907161914187441
aji al jatimi/vegetasi jamus

Kebun Teh Jamus yang memiliki luas total 478,2 ha yang ditanami teh 418 ha, dimana 60,2 ha lainnya ditanami beragam pohon penghijauan (kayu-kayuan).Sehingga lokasi yang dijadikan areal wisata di kawasan Jamus menjadi teduh, akibat rindangnya aneka pohon kayu-kayuan yang ditanam pengelola maupun yang tumbuh alami berusia seratus tahun lebih. Salah satunya yang cukup menarik, pohon Kantil raksasa berusia 100 tahun lebih yang berada di dekat gerbang tempat rekreasi Jamus. Monumen alam ini tetap dilindungi, sehingga tidak heran bila Perkebunan Teh Jamus mendapat penghargaan Kalpataru pada tahun 2004, atas kepeduliannya menjaga lingkungan hidup.
Kekhasan Sebagai Tempat Agrowisata  sekaligus Edukasi Lingkungan


14067910322076684184
aji al jatimi/pabrik teh

Di Jamus pengunjung dapat mengajak keluarga untuk menikmati  eksotisnya  Kebun The yang masih alami serta dapat pula sebagai  lokasi edukasi bagi pelajar. Dan wisata edukasi lebih-lebih sangat cocok untuk rombongan siswa yang menginginkan informasi bagaimana proses produksi teh, yakni mulai dari pemetikan sampai proses pengemasan. Selain prosesi pembuatan tteh, di tempat ini pengunjung juga akan menyaksikan proses produksi air mineral kemasan dengan merek “Jamus”.
Kekhasan Sentra Bermacam Jenis Teh dan Herbal

    14067912677840336
    aji al jatimi/penjual herbal-teh-madu-dll

    Ketika menginjakkan kaki di Jamus pengunjung akan mendapati banyaknya toko-toko penjual  bermacam herbal, mulai dari teh dengan bermacam varietasnya (teeh hitam, teh hijau, teeh putih), madu murni  dengan bermacam jenisnya, serta benalu teeh yang dapat digunakan sebagai obat.
    Kekhasan  Lanscape

      1406791401404651380
      aji al jatimi/Borobudur Hills

      Tidak sepertihalnya kebun the di tempat lain. Kebun the Jamus memiliki Lanschape yang unik. Di mana keunikannya? Keunikannya Jamus terletak pada bentuk lahan yang mirip piramida, atau dalam bahasa populer masyarakat biasa menyebut dengan Borobudur Hills. Di tempat ini terdapat titik kulminasi puncak dan di sana pengunjung akan mendapati bebrapa pohon tteh tertua yang merupakan tanaman berusia ratusan tahun. Di area Borobudur Hills pengunjung akan mendapati jalan setapak berbentuk seplayak tangga. Dan jika dilihat dari bawah akan seperti bentuk piramida limas Borobudur.
      Dengan tangga berundak dilengkapi dengan pegangan tangga yang tersedia serta beberapa aliran mata air yang sepintas melintas di kaki Borobudur Hills, maka tempat ini sangat terekomendasi untuk dikunjungi
      Kekhasan Sebagai Lokasi Out Bound dan Bumi Perkemahan

        1406791537576073983
        aji al jatimi/Flying Fox

        Selain dikenal  sebagai Agrowisata dan edukasi alam, Jamus juga terekomendasi sebagai lokasi Outbond dan perkemahan. Untuk lokasi perkemahan pengunjung akan di arahkan menuju Bumi Perkemahan Kantil Jamus. Di namakan Kantil Jamus sebab di tempat ini persis di bawah pohon bunga kantil yang berusia ratusan tahun.  Menurut pengalaman penulis tempat ini akan berbau lebih wangi di malam hari. 
        Selain adanya bumi perkemahan Jamus juga memiliki Flying Fox, namun saat penulis mengunjungi lokasi, yakni pada saat liburan flying fox ini tidak di buka untuk umum.
        Kekhasan adanya Kolam Renang dan Sumber Mata Air Lanang

          14067917121014624245
          aji al jatimi/kolam renang tampak atas

          Kolam renang dengan suhu sangat dingin akan pengunjung dapatkan ketika sejenak mandi di tempat ini. Selain masih bersih dan alami airnya kolam renang yang terdapat di Jamus juga dekat dengan Sumber Mata Air : Sumber Lanang yang berada tepat di belakang kolam. Menikmati segarnya air disertai dengan melihat pemandangan yang masih asri akan sangat cocok untuk pengunjung yang menginginkan relaxsasi.


          14067928681844609641
          aji al jatimi/loket masuk sendang lanang

          Selin itu air dari Sumber Lanang pernah diteliti di laboratorium, hasilnya air mengandung mineral tinggi sehingga bisa menyehatkan tubuh. Debit air Sumber Lanang pun bisa mencapai 90 liter per detik. Berdasarkan potensi itulah, pihak perkebunan selain mengelola kebuh teh juga memanfaatkan sumber daya air untuk pembangkit listrik, mikrohidro yang menghasilkan listrik 90 ribu watt.

          Selain itu, sumber air ini manfaatnya dirasakan oleh warga yang membutuhkan air bersih, dimana air diatur pengalirannya melalui pipa menunju Stasiun Pengisian. Setiap hari 150 tangki, setiap tangki 8.000 liter, mampu didistribusikan dengan harga jual setiap tangki Rp25.000,00.
          Kekhasan adanya Air Terjun

            14067926671184250004
            aji al jatimi/taman air terjun

            Kebun Teh Jamus memiiki taman berundak berhias air terjun yang mungkin tidak dimiliki kebun teh di tempat lain.
            Kekhasan Objek Wisata tanpa Hotel
            Nilai religusitas di area Jamus nampak terihat dengan banyaknya tempat ibadah. Namun di sisi lain tak ada satupun hotel maupun losmen untuk pengunjung menginap. Hal ini dimungkinkan karena penduduk kuatir lokasi Jamus  dibangun penginapan, akan digunakan sebagai lokasi mesum.
            Lokasi Grass Track


            14067921841520753021
            aji al jatimi/area grass track

            Bagi penggemar olahraga grass track tak salah mencoba arena di sekitar kebun teh. Wahana yang menantang di sekitar perkebunan teh mungikn dapat semakin mendebarkan dan memercepat adrenalin penggemar grass track.
            Sepuluh kekhasan yang terdapat di Agrowisata Kebun Teh Jamus merupakan salah satu pengundang wisatawan local maupun domestic mengunjungi kota Ngawi, selain objek wisata lain tentunya, semacam Musium Trinil, Air Terjun Pengantin, Srambang, Monumen Suryo, maupun Benteng Pendem van Den Bosch.
            Demikian sekilas cerita perjalanan di Agrowisata Jamus mudah-mudahan dapat memberikan gambaran yang lebih riil dan dapat ditindaklanjuti agar usaha ini dapat memberikan rekomendasi traveler berkunjung ke Ngawi

            # Perjalanan Wisata Lebaran
            # Semasa liburan lebaran tiket dibandrol Rp 8000 rupiah perorang+Rp. 2000 rupiah (parker)+Rp. 2000 rupiah (untuk masuk kolam renang)
            # Dengan Rp. 8000 rupiah pengunjung akan mendapatkan 1 bungkus teh rasa kopi pertama dan satu-satunya di Indonesia
            Ngawi, 30 Juli 2014







            Minggu, 20 Juli 2014

            Berbagi Tiga Puluh Porsi Sup Buah Gratis di Bulan Romadhon





            1405845678959840853
            aljatimi file

            Rumah Makan Idola, salah satu rumah makan sederhana yang terletak di area belakang Kampus UNS tepatnya di jalan Kartika/Ngoresan . Pemilik rumah makan ini ilah Mas Eko, seorang mantan koki di “Rumah Makan Idola” Mamuju, Sulawesi Barat.


            14058460621417575005
            aljatimi file

            Meskipun kurang begitu ramai dibandingkan rumah makan disekitarnya  namun semangat untuk berbagi  kepada sesame begitu tinggi. Selain harga makannya murah-murah rumah makan ini juga menerapkan program-program yang layak dipuji. Seperti pemberian gratis krupuk maksimal tiga, air putih dan air es gratis, dan yang terbaru ialah pemberian sup buah gratis kepada 30 pembeli pertama selama Romadhon.
            Di hari normal (diluar bulan Romadhon) menu hemat sarapan pagi yang paling dinanti Mahasiswa ialah dengan uang 2500 rupiah Anda sudah bisa makan semangkuk soto plus lemon tea anget. Selain itu ada lagi menu special yang tentunya berharga sangat murah seperti  tempe penyet, ayam penyet, ayam bakar rempah, bermacam nasi goreng dan juga nasi sayur. Dulu sebelum dihapus dari menu andalan pemilik rumah makan menghadirkan menu ayam kremes, ayam kremes yang dibandrol 6000 rupiah merupakan menu makanan bertipe kremes paling murah yang saya temui. Lambat laun karena tidak dapat menutup cost produksi menu ini pun mulai dihapus dari daftar menu.

            Hal yang saya saluti dari pemilik rumah makan ini, meskipun rumah makan belum ramai (cenderung sepi bahkan sejak durasi satu tahun sejak launching perdana) si pemilik tak sungkan memberikan program-program menarik guna menarik dan menyenangkan pelanggannya. Bahkan ketika dia tidak bisa menggaji dirinya sendiri untuk menggaji karyawannya pun ia rela, asalkan gaji untuk ketiga karyawannya bisa terbayar. Tidak hanya itu, hubungan status bos dan anak buah pun tidak begitu kentara, sebab pemilik rumah makan bekerja selayak dan sekeras karyawan yang ia bayar.

            Hal menyedihkan terdengar akhir-akhir ini,  Rumah Makan Idola Solo rupa-rupanya dalam status akan dijual oleh pemilik bangunan dan lahan. Dengan demikian pemilik rumah makan yang begitu” bersahabat” terutama bagi mahasiswa (dengan uang saku pas-pasan) harus memulai memikirkan lokasi baru.